Festival Golo Koe 2026 Dorong Pariwisata Berkelanjutan Labuan Bajo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:15:32 WIB
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengemukakan bahwa penyelenggaraan Festival Golo Koe 2026 berfungsi sebagai wadah integrasi yang menyatukan unsur keyakinan, adat istiadat, kebudayaan, serta corak hidup masyarakat Manggarai guna memajukan sektor pariwisata Labuan Bajo yang berkesinambungan.

"Golo Koe menghadirkan jawabannya melalui sebuah perayaan yang mempertemukan iman, tradisi, dan kehidupan masyarakat Manggarai dalam ruang yang terbuka bagi siapa saja," katanya dalam keterangan yang diterima di Kupang, Selasa (11/8/2026).

Pada saat meresmikan pembukaan Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Widiyanti mengenang kembali esensi pertanyaan yang dilontarkan pihak Keuskupan Ruteng setengah dekade silam terkait kiat agar Labuan Bajo mampu bertumbuh pesat tanpa tanggal dari nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi hidup warga lokal.

Berdasarkan pandangannya, daya pikat utama dari Festival Golo Koe bersemayam pada potensinya dalam menyuguhkan pesona Labuan Bajo secara lebih menyeluruh kepada para pelancong, di samping mendudukkan masyarakat setempat sebagai penggerak utama dalam memamerkan jatidiri daerah ke kancah global.

"Wisatawan hadir untuk experience Labuan Bajo secara lebih utuh, sementara masyarakat tetap menjadi pelaku utama yang menentukan bagaimana identitasnya diperkenalkan kepada dunia," katanya.

Ia mengemukakan bahwa ditetapkannya Festival Golo Koe sebagai salah satu agenda pariwisata unggulan nasional berjalan beriringan dengan perluasan dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sepanjang pelaksanaan tahun 2025 lalu, Festival Golo Koe sukses menyedot kunjungan lebih dari 45.000 pelancong, merangkul 173 pelaku UMKM, melibatkan 883 pekerja seni, menyerap 1.473 tenaga kerja, serta membukukan nilai perputaran uang mencapai kisaran Rp2,82 miliar.

"Inilah pariwisata berkualitas, ketika pengalaman wisatawan tumbuh bersama manfaat ekonomi dan keberlanjutan kehidupan lokal," ujarnya.

Widiyanti menyampaikan rasa terima kasih serta apresiasi mendalam kepada Keuskupan Labuan Bajo, Pemkab Manggarai Barat, beserta segenap elemen yang turut membesarkan Festival Golo Koe hingga bertransformasi menjadi salah satu perhelatan andalan nasional.

Ia menaruh harapan besar agar festival tahunan ini terus konsisten mendampingi langkah Labuan Bajo sebagai destinasi pelesiran berstandar internasional yang maju bersama masyarakat tanpa melupakan akar tradisi budayanya.

Terkini