JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menyatakan terdapat kurang lebih 25 kandidat duta besar untuk negara sahabat.
Pernyataan tersebut disampaikan di Kawasan Parlemen sesudah pertemuan bersama Pimpinan DPR RI, Menteri Kehutanan, hingga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Selasa (11/8/2026).
Walaupun demikian, dia belum dapat menjelaskan detail identitas kandidat duta besar itu.
"Enggak hapal aku. Ada 25... 25 negara," katanya.
Dia mengutarakan bahwa 25 duta besar itu bakal ditempatkan di negara sahabat.
"Negara sahabat. Duta besar kami yang nanti akan bertugas di negara-negara sahabat. Ada 25," ujarnya.
Sebelumnya, Prasetyo memaparkan bahwa sudah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) ke DPR. Surpres tersebut terkait nama calon Gubernur Bank Indonesia definitif, Komisioner OJK sampai calon duta besar.
"Yang pertama adalah Surpres mengenai eh calon eh definitif Gubernur Bank Indonesia, beserta dengan eh calon pengganti untuk Deputi Senior, dan calon pengganti untuk Deputi eh Gubernur, karena jumlahnya kan eh berkurang satu. Yang kedua adalah Surpres eh komisioner OJK. Yang ketiga adalah Surpres eh calon-calon Duta Besar untuk negara-negara sahabat," tuturnya.
Prasetyo menuturkan mekanisme selanjutnya akan dilaksanakan oleh anggota parlemen menurut aturan yang berlaku.
"Untuk selanjutnya eh kami serahkan mekanisme ke Dewan Perwakilan eh Rakyat sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku," tutupnya.