Ahmad Muzani: Dukungan Indonesia untuk Palestina Berakar pada Sejarah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:29:31 WIB
Ketua MPR RI Ahmad Muzani [FOTO: NET].

JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, memberikan penegasan bahwa sikap pemerintah serta bangsa Indonesia terkait isu permasalahan Palestina sama sekali tidak pernah mengalami perubahan maupun pergeseran.

Ia mengutarakan bahwa bentuk dukungan terhadap perjuangan Palestina ini sama sekali bukan merupakan wujud permusuhan terhadap golongan agama maupun bangsa tertentu.

"Dukungan terhadap kemerdekaan Palestina berakar pada sejarah perjuangan bangsa dan konstitusi," tutur Muzani saat menyampaikan pidato pengantar dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Muzani menyatakan bahwa bangsa Indonesia pernah merasakan sendiri getirnya penderitaan akibat penjajahan yang berlangsung lama, sehingga tidak mungkin bagi bangsa ini untuk tinggal diam tatkala melihat bangsa lain masih harus hidup di bawah bayang-bayang pendudukan serta kekerasan.

Oleh karena itu, ia secara tegas mendukung penuh hak seluruh rakyat Palestina untuk memperoleh kemerdekaan, berdaulat, serta mampu hidup secara bermartabat di atas tanah air mereka sendiri.

"Rakyat dan bangsa Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina," ucap dia.

Muzani menjabarkan bahwa kedaulatan merupakan kapasitas suatu bangsa dalam menentukan arah jalannya sendiri, menjaga keutuhan wilayah, memberikan perlindungan bagi rakyatnya, mengelola sumber daya kekayaannya, serta mengambil sebuah sikap yang berpijak pada kepentingan nasional dan prinsip-prinsip yang selama ini diyakininya.

Konstitusi Republik Indonesia, ujar dia, telah memberikan arah kebijakan yang sangat gamblang, yakni bahwa Indonesia memiliki kewajiban untuk turut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berlandaskan pada prinsip kemerdekaan, perdamaian abadi, serta keadilan sosial.

Sehubungan dengan hal tersebut, lanjutnya, politik luar negeri yang bebas-aktif bermakna bebas dalam menentukan pendirian berdasarkan kepentingan nasional, sehingga Indonesia tidak memihak pada blok kekuatan mana pun.

"Indonesia harus tetap konsisten menolak perang sebagai cara menyelesaikan perselisihan antarnegara," ucap Muzani.

Pada hari Jumat ini, jajaran MPR RI, DPR RI, serta DPD RI, secara resmi menggelar agenda Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI.

Kegiatan kenegaraan tersebut salah satunya mengagendakan Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain penyampaian pidato, pihak pemerintah juga dijadwalkan akan menayangkan tayangan video yang merangkum capaian kinerja pemerintah.

Sidang tahunan ini sendiri merupakan agenda kenegaraan rutin untuk menyongsong peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang tahun ini mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".

Terkini