Prabowo Subianto Umumkan Gaji Hakim Yunior Naik 280 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:25:01 WIB
Kepala Negara Prabowo Subianto. (Foto: NET)

JAKARTA - Kepala Negara Prabowo Subianto mengutarakan bahwa pihak kabinet telah menaikkan pendapatan hakim amat muda sampai 280 persen sehingga besaran pendapatan penegak hukum Indonesia, khususnya hakim amat muda sekarang berada di atas rata-rata negara-negara ASEAN.

Hal tersebut diutarakan Prabowo di dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

"Untuk hakim-hakim yang paling yunior, penghasilan mereka telah naik 280 persen, tertinggi dalam beberapa dasawarsa. Sekarang penghasilan hakim-hakim kita, terutama yang yunior berada di atas rata-rata ASEAN," kata Prabowo.

Prabowo menuturkan kenaikan pendapatan itu ialah bagian dari usaha pemerintah mendongkrak kemakmuran hakim di samping merawat kemandirian badan peradilan.

Menurut Prabowo, pengangkatan pendapatan hakim pun tampak dari kedudukan pendapatan Ketua Mahkamah Agung Indonesia yang kini disebut lebih tinggi dibanding pendapatan Ketua Mahkamah Agung Singapura.

"Bahkan Ketua Mahkamah Agung telah melaporkan kepada saya bahwa penghasilan ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia lebih tinggi dari penghasilan Ketua Mahkamah Agung Singapura," ujarnya.

Akan tetapi, Prabowo memastikan pengangkatan kesejahteraan hakim wajib bergerak seirama bersama akuntabilitas pada melaksanakan kewajiban.

"Kita harus menjaga supremasi hukum dan kemandirian hakim. Pemerintah terus berusaha untuk meningkatkan taraf hidup hakim, tetapi kemandirian tidak berarti tanpa akuntabilitas hakim," ujar Prabowo.

Pada Jumat, MPR RI, DPR RI, serta DPD RI, melangsungkan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang salah satu agendanya yakni Pidato Presiden Prabowo Subianto di dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara serta Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia di dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di luar pidato, pemerintah pun bakal menayangkan video pencapaian kinerja pemerintah.

Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan guna menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang mempunyai tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".

Terkini