Prabowo Sebut BPK Selamatkan Keuangan Negara Sebesar Rp112 Triliun pada 2025

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:42:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: NET)

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan fungsi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sangat krusial dalam mengawal pemanfaatan dana publik, lewat saran hasil audit selama 2025 yang sukses mengamankan keuangan negara hingga mencapai angka Rp112 triliun.

Pernyataan tersebut diungkapkan Prabowo ketika menyampaikan pidato kenegaraan di dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 bertempat di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, hari Jumat.

"Sepanjang 2025, rekomendasi hasil pemeriksaan BPK telah menghasilkan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp112 triliun," kata Prabowo.

Prabowo menuturkan bahwa BPK mengemban tugas pengawasan supaya setiap rupiah uang rakyat dimanfaatkan secara tepat serta benar.

Di samping menyoroti sumbangsih BPK terhadap keuangan negara, Prabowo turut memandang reputasi global terhadap auditor Indonesia kian menguat.

Berdasarkan pandangannya, BPK terpilih menjadi Ketua International Organization of Supreme Audit Institutions (INTOSAI) pada rentang waktu 2028-2031.

BPK pun dipercaya mengemban amanah sebagai anggota United Nations Board of Auditors pada rentang waktu 2026-2032.

Prabowo menganggap kedudukan tersebut memperlihatkan makin tingginya apresiasi global pada kemampuan BPK tatkala melaksanakan tugas audit keuangan negara.

Hari Jumat ini, MPR RI, DPR RI, bersama DPD RI, melaksanakan Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang mana salah satu agenda utamanya yaitu Pidato Presiden Prabowo Subianto berkenaan Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara serta Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di samping pidato, pihak pemerintah berencana menayangkan pula rekaman video pencapaian kinerja pemerintah.

Sidang tahunan ini menjadi agenda kenegaraan guna menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".

Terkini