Prabowo Tegaskan PT Danantara Sumberdaya Indonesia Kelola Seluruh Komoditas Ekspor Strategis Nasional

Jumat, 14 Agustus 2026 | 04:30:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: NET)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa PT Danantara Sumberdaya Indonesia atau PT DSI bakal mengelola seluruh komoditas ekspor strategis Indonesia.

Dia menuturkan bahwa PT DSI tak akan berhenti mengelola tiga komoditas, yakni sawit, bijih besi, dan batu bara. 

"Dalam waktu dekat, DSI akan mengelola semua komoditas ekspor strategis kami, tidak hanya tiga," kata Prabowo dalam Pidato Kenegaraan di Kompleks Parlemen RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Dia menuturkan, sejak mulai beroperasi pada 1 Juni 2026 atau dalam waktu 2 bulan 13 hari, PT DSI telah mengelola devisa ekspor senilai US$14 miliar dari tiga komoditas strategis saja. 

Menurut Prabowo, lebih dari 6.500 transaksi ekspor tiga komoditas telah dimonitor oleh PT DSI. Selain itu, PT DSI telah menemukan potensi tambahan US$5 miliar dari perbedaan dan penyesuaian harga, kualitas, dan pembayaran devisa hasil ekspor. 

Selanjutnya, DSI akan meningkatkan pengawasannya terhadap 50 pelabuhan di 25 provinsi.

Prabowo lantas menekankan bahwa kekayaan negara tidak boleh memperkaya segelintir orang. Apalagi, jika kekayaan itu dikelola segelintir orang di luar negeri dan meninggalkan rakyatnya sendiri hidup susah. Pemerintah, kata dia, tidak ingin lagi bangsa Indonesia dicurangi. 

"Ini bukan saja tidak adil, ini sesungguhnya bukan sikap negara yang pandai," tegas Prabowo.

Pemerintah menargetkan PT DSI menjadi instrumen utama pengendalian ekspor komoditas strategis seperti batu bara, minyak kelapa sawit (CPO), dan ferroalloy (paduan besi). Sentralisasi ekspor itu diklaim bertujuan memperkuat posisi tawar Indonesia dalam pembentukan harga global sekaligus menekan praktik under-invoicing dan transfer pricing.

Terkini