Tren Permintaan HP 5G di Indonesia Meningkat, Begini Penjelasan Xiaomi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:16:02 WIB
Tren Permintaan HP 5G di Indonesia. (Foto: NET)

JAKARTA - Xiaomi Indonesia mengamati minat terhadap ponsel pintar 5G terus menanjak seiring dengan makin luasnya jangkauan sinyal operator serta bertumbuhnya harapan pengguna terkait koneksi yang jauh lebih kencang dan terjaga. 

Head of Public Relations Xiaomi Indonesia Abee Hakiim menuturkan, kenaikan permintaan gawai 5G dipicu oleh meluasnya cakupan jaringan operator, harapan pengguna akan konektivitas yang jauh lebih kencang dan terjaga, serta bertambahnya pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). 

“Kami melihat pertumbuhan ini didorong oleh semakin luasnya cakupan jaringan operator, meningkatnya kebutuhan konsumen akan konektivitas yang lebih cepat dan stabil, baik untuk aktivitas harian maupun pengalaman berbasis AI, dan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap ekosistem yang saling terhubung,” kata Abee pada Jumat (14/8/2026).

Menurut Abee, perkembangan jaringan 5G serta meningkatnya harapan terkait konektivitas merupakan faktor utama yang memacu pertumbuhan perangkat 5G. Pengguna pun makin memiliki harapan terhadap peranti yang mampu menunjang pengalaman digital serta ekosistem teknologi yang saling berkaitan. 

Dalam memperluas penetrasi ponsel pintar 5G, Xiaomi tidak sekadar membidik segmen premium, namun juga kalangan menengah. Langkah tersebut selaras dengan target perusahaan guna membawa inovasi teknologi kepada lebih banyak pemakai. 

“Sejalan dengan misi ‘Innovation for Everyone’, Xiaomi berkomitmen menghadirkan teknologi 5G ke lebih banyak segmen, termasuk kelas mid-range melalui lini produk unggulan seperti seri varian 5G di REDMI Note 15 Series, maupun seri lainnya di berbagai segmen,” ujar Abee.

Abee menambahkan, Xiaomi tetap yakin terhadap potensi pasar ponsel pintar Indonesia. Perusahaan pun berusaha menjaga keyakinan pengguna di tengah perubahan industri ponsel pintar yang sangat cepat. 

“Melihat ke depan, Xiaomi tetap optimistis memperkuat posisi di pasar Indonesia dan menjaga kepercayaan konsumen, sejalan dengan pencapaian Xiaomi sebagai vendor smartphone nomor satu di Indonesia pada 2025 menurut laporan Omdia,” kata Abee.

Sebelumnya, Marketing Director Xiaomi Indonesia Andi Renreng mengungkapkan, industri ponsel pintar saat ini menemui dinamika yang cukup besar. 

Situasi tersebut antara lain terpengaruh oleh pergeseran ekonomi, kenaikan ongkos komponen, perubahan perilaku pemakai, serta meningkatnya harapan terhadap inovasi dan pengalaman teknologi yang saling terhubung. 

Andi memaparkan, tekanan biaya tidak membuat Xiaomi mengurangi perhatian terhadap segmen entry-level. Perusahaan tetap berupaya menyajikan teknologi yang dapat dijangkau oleh pemakai di berbagai kalangan. 

“Meski tekanan biaya ini nyata, kami tidak melihatnya sebagai alasan untuk mengurangi fokus pada segmen entry-level. Justru sejalan dengan misi Innovation for Everyone, kami berkomitmen agar teknologi berkualitas tinggi tetap dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia di semua lapisan, bukan hanya segmen premium,” kata Andi.

Menurut Andi, langkah Xiaomi juga difokuskan pada pengembangan ekosistem teknologi melalui visi strategis ‘Human x Car x Home’. 

Metode tersebut memungkinkan perusahaan menghadirkan peranti dengan inovasi mutakhir sekaligus pengalaman digital yang terpadu dalam kegiatan sehari-hari pemakai. Andi juga menekankan keyakinan Xiaomi dalam mengamankan posisi di pasar Indonesia dan menjaga keyakinan pengguna. 

“Melihat ke depan, Xiaomi tetap optimistis memperkuat posisi di pasar Indonesia dan menjaga kepercayaan konsumen, sejalan dengan pencapaian Xiaomi sebagai vendor smartphone nomor satu di Indonesia pada 2025 menurut laporan Omdia,” kata Andi.

Terkini