Pelatih Inter Miami Minta Publik Jaga Privasi Messi yang Berduka

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:21:01 WIB
Juru taktik Inter Miami, Guillermo Hoyos. (Foto: NET)

JAKARTA - Juru taktik Inter Miami, Guillermo Hoyos, memohon khalayak memberikan keleluasaan kepada Lionel Messi seusai kapten tim tersebut ditinggal pergi sang ayah, Jorge Messi. 

Guillermo Hoyos berpendapat Lionel Messi memerlukan privasi ketika kembali meneruskan rutinitas bersama klub. Jorge Messi tutup usia pada tanggal 8 Agustus di sebuah klinik kesehatan bertempat di Rosario, Argentina, pada umur 68 tahun.

Messi lantas pulang kampung ke Argentina guna mendatangi penghormatan tertutup bagi sang ayah sebelum balik ke Amerika Serikat.

"Menurut saya, segalanya harus berjalan secara bertahap; ada duka mendalam di sini, dan ini bukanlah sesuatu yang bisa berubah dalam semalam," ujar Hoyos pada hari Jumat (14/8/2026), dilansir dari ESPN.

Hoyos Menilai Proses Berkabung Memerlukan Waktu. Karenanya, ia memohon lingkungan sekitar Messi menghargai ruang privat pemain keturunan Argentina tersebut.

"Jadi, saya yakin sikap diam adalah pendekatan terbaik—diam, ketenangan, dan kedamaian—memberinya ruang untuk menemukan momennya sendiri."

"Kami perlu mendampinginya, berbagi dalam keheningan itu; bagi saya, keheningan itu penting, karena hal itu membantu seseorang pada akhirnya menemukan jalan untuk melangkah maju."

"Dia benar-benar sosok yang luar biasa, dan dia memiliki keluarga yang luar biasa pula."

Messi mendarat di Rosario pada Sabtu malam menggunakan pesawat. Seusai merampungkan agenda keluarga, pemimpin Timnas Argentina itu balik ke Miami dan bergabung bersama Inter Miami.

Messi Masuk Skuad Inter Miami Saat Menghadapi Club León pada Pertandingan Leagues Cup di Stadion Nu. Ia tidak menjadi pemain inti dan baru merumput seusai paruh waktu guna berlaga selama 45 menit. 

Kedatangan Messi di lapangan memperoleh sambutan hangat dari penonton. Para pendukung menyajikan standing ovation tatkala sang kapten masuk sebagai pemain pengganti.

Hoyos turut menyoroti sikap Messi terhadap tim seusai melewati problem personal tersebut.

"Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkannya," kata Hoyos mengenai komitmen Messi terhadap tim.

"Saya tidak bisa menemukan sebutan yang tepat untuk menilai kualitas dirinya sebagai pribadi. Kami tidak sedang membicarakan nilainya sebagai pemain, melainkan nilainya sebagai manusia luar biasa yang berhati besar. Terkadang, kata-kata saja tidak cukup."

Messi lantas kembali berlatih bersama rekan-rekan setimnya pada Jumat pagi demi persiapan menghadapi Nashville SC dalam kelanjutan MLS.

Inter Miami Menghargai Urusan Pribadi Messi

Hoyos kembali menegaskan bahwasanya Inter Miami tidak berniat mencampuri problem pribadi Messi. Ia pun belum menguraikan secara mendetail ihwal pengaturan durasi main sang kapten pada pertandingan selanjutnya.

"Ada hal-hal yang sangat pribadi sifatnya. Sama seperti Anda masing-masing yang memiliki urusan pribadi sendiri," ujar Hoyos.

"Jika saya datang dan mengajukan serangkaian pertanyaan kepada Anda, Anda mungkin akan berkata, 'Ini masalah pribadi.'"

"Itulah sebabnya saya menyebut soal sikap diam; itu adalah sesuatu yang sering kali tidak dihargai banyak orang."

"Mereka gemar berbicara dan melontarkan pendapat. Namun bagi saya pribadi, ini soal benar-benar menghormati batasan-batasan tersebut."

"Dia hanyalah seseorang yang sedang menghadapi tantangan—hal yang wajar—dan kami sangat menghargai hal itu," tegas Hoyos.

Seusai menantang Nashville SC, Inter Miami dijadwalkan melawat ke markas Philadelphia Union pada Rabu pekan berikutnya.

Terkini