JAKARTA - Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) menjamin kehadiran negara dirasakan secara konkret oleh penduduk Indonesia yang bermukim di wilayah perbatasan.
Juru Bicara BNPP RI Nadia Mulya dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa, menuturkan kehadiran negara dirasakan oleh masyarakat lewat penyaluran serta pengawalan bermacam program prioritas Presiden.
"Melalui integrasi antara penguatan kawasan perbatasan dan implementasi program prioritas pemerintah, BNPP RI berkomitmen mewujudkan kawasan perbatasan yang mandiri, sejahtera, serta menjadi garda terdepan bangsa yang berdaya saing," kata Nadia.
Dia memaparkan, program-program strategis nasional di wilayah perbatasan yang diwujudkan mencakup perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penyediaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa lokasi PLBN, sampai pengembangan ekosistem Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan pesisir perbatasan.
Lebih lanjut dia menuturkan seiring penguatan fungsi BNPP RI pengelolaan dan pengembangan kawasan perbatasan negara kini terus mengalami perkembangan pesat.
Dia menerangkan, BNPP selaku lembaga yang memikul amanah mengelola kawasan perbatasan Indonesia, berkomitmen untuk tidak cuma fokus pada kedaulatan wilayah, namun juga mendorong pemerataan pembangunan nasional hingga ke batas negeri.
Saat ini, ucap dia, BNPP RI mengelola 15 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu yang terbentang dari barat hingga timur Indonesia.
Kelimabelas PLBN tersebut meliputi PLBN Serasan, PLBN Jagoi Babang, PLBN Aruk, PLBN Entikong, PLBN Badau, PLBN Sebatik, PLBN Labang, PLBN Long Nawang, PLBN Motaain, PLBN Motamasin, PLBN Wini, PLBN Napan, PLBN Skouw, PLBN Sota, dan PLBN Yetetkun.
Dia menegaskan, keberadaan PLBN mempunyai fungsi yang jauh lebih strategis dari sekadar titik lintasan perbatasan antarnegara.
“PLBN bukan sekadar tempat keluar masuk orang dan barang antarnegara. Lebih dari itu, PLBN hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, menjaga keamanan kawasan, serta membuka ruang seluas-luasnya bagi tumbuhnya aktivitas sosial dan ekonomi warga di perbatasan," ujarnya.
Dia menambahkan, guna meningkatkan efisiensi dan jangkauan pelayanan, BNPP RI pun terus mengakselerasi percepatan pembangunan infrastruktur PLBN baru serta memperluas kapasitas pelayanan lintas batas orang dan barang di wilayah perbatasan lainnya.
"BNPP RI tidak hanya mempercepat pembangunan fisik dan konektivitas, juga memastikan kehadiran negara dirasakan secara nyata oleh masyarakat perbatasan melalui penyaluran dan pengawalan berbagai program prioritas Presiden," kata Nadia.