JAKARTA — Harga komoditas pangan nasional di pasar tradisional pada Selasa (18/8/2026) bergerak fluktuatif. Sejumlah komoditas mencatatkan kenaikan, sementara beberapa komoditas lainnya justru tertekan.
Merujuk pada publikasi data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, mayoritas harga beras mengalami penurunan pada hari ini.
Harga beras kualitas bawah I meluncur turun 3,7% menjadi Rp14.300 per kilogram. Sebaliknya, beras kualitas bawah II menguat 0,34% menjadi Rp14.700 per kilogram.
Harga beras medium I melorot 1,52% menjadi Rp16.200 per kilogram, sedangkan beras medium II terkoreksi 1,85% menjadi Rp15.950 per kilogram.
Sementara itu, beras super I turun 2,25% menjadi Rp17.350 per kilogram dan beras super II menyusut 1,74% menjadi Rp16.900 per kilogram.
Pada komoditas bumbu dapur, harga bawang merah ukuran sedang melorot 0,25% menjadi Rp39.300 per kilogram. Adapun harga bawang putih ukuran sedang terpantau stabil di angka Rp40.650 per kilogram.
Pergerakan harga pada kelompok cabai juga bervariasi. Harga cabai merah besar terkikis 4,88% menjadi Rp46.800 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting terpangkas 7,23% menjadi Rp47.500 per kilogram.
Harga cabai rawit hijau merosot 8,51% menjadi Rp49.450 per kilogram. Sebaliknya, cabai rawit merah justru menanjak 3,91% menjadi Rp63.750 per kilogram.
Di sektor protein hewani, harga daging ayam ras segar melonjak signifikan hingga 14,29% menjadi Rp46.400 per kilogram. Kenaikan tersebut tercatat sebagai yang tertinggi di antara komoditas pangan yang terdata pada Selasa (18/8).
Di sisi lain, harga daging sapi kualitas I tergerus 1,56% menjadi Rp148.650 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II turun 1,62% menjadi Rp139.750 per kilogram.
Harga gula pasir premium terangkat 2,96% menjadi Rp20.900 per kilogram. Sementara itu, harga gula pasir lokal bertahan di posisi Rp19.100 per kilogram.
Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah naik 1,95% menjadi Rp20.900 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek I menguat 1,03% menjadi Rp24.500 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II tidak mengalami perubahan di harga Rp23.500 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar turut menguat 1,19% menjadi Rp29.800 per kilogram.
Secara umum, pergerakan harga pangan pada 18 Agustus 2026 terpantau bervariasi. Lonjakan paling drastis dialami oleh daging ayam ras segar, yang disusul oleh cabai rawit merah serta gula pasir premium. Di lain sisi, sejumlah komoditas seperti beras, cabai merah, cabai rawit hijau, hingga daging sapi mencatatkan penurunan harga.