JAKARTA - Highlighter menjadi salah satu produk riasan yang mampu menjadikan muka tampak lebih berseri. Sapuan produk tersebut pada bagian tertentu sanggup memberikan kesan kulit yang jauh lebih segar dan berdimensi.
Kendati demikian, pengaplikasian highlighter pada kulit dengan garis halus wajib dilakukan dengan tingkat kehati-hatian tinggi. Penempatan yang kurang pas ataupun pemilihan formula yang tidak tepat justru sanggup membuat pori-pori, kerutan, serta tekstur kulit semakin nampak.
Menyadur America Online, penata rias selebritas Maria Ortega membagikan sejumlah cara memakai highlighter supaya hasil akhirnya tetap terlihat alami pada kulit matang.
Empat Cara Memakai Highlighter agar Garis Halus Tak Makin Nampak
Hindari area kerutan di sekitar mata Bagian pertama yang sebaiknya dilewati saat mengenakan highlighter adalah kerutan di sekitar mata. Ortega menghindari penggunaan highlighter pada kerutan dalam serta kerutan di sekitar mata sebab kilau mampu menarik perhatian pada tekstur kulit di area tersebut.
Ia pun menyarankan untuk tidak mengoleskan highlighter pada bagian dengan pori-pori besar dan ujung hidung. Menurut Ortega, efek pantulan cahaya dari produk tersebut sanggup membuat tekstur yang sudah nampak menjadi semakin menonjol.
“Highlighter berkilauan, terutama dalam formula bubuk, dapat memperbesar pori-pori besar, mempertegas kedalaman kerutan dan tekstur kulit karena memantulkan cahaya,” ucap Ortega.
Hal ini berkaitan dengan cara cahaya memantul pada permukaan kulit. Bagian yang mempunyai tekstur tidak rata sanggup menangkap pantulan itu dengan cara yang berbeda jika dibandingkan kulit yang lebih halus.
Pilih highlighter dengan formula krim Jenis formula menjadi salah satu hal krusial yang perlu diperhatikan ketika menyeleksi highlighter untuk kulit bergaris halus. Highlighter berwujud bubuk mempunyai partikel yang cenderung lebih besar serta reflektif sehingga sanggup membuat tekstur kulit terlihat semakin jelas.
Formula krim dan cair bekerja lewat cara yang berlainan karena sanggup menyatu bersama kulit serta memantulkan cahaya secara jauh lebih menyebar. Berdasarkan penjelasan Ortega, formula tersebut sanggup memberikan tampilan yang lebih lembut pada kulit.
“Memberikan kilau sehat, pancaran, dan kelembutan pada kulit,” katanya.
Hasil akhirnya lebih menyerupai pancaran alami kulit daripada kilau dari partikel glitter yang terlihat nyata.
Aplikasikan pada bagian wajah yang menonjol Highlighter sebaiknya ditempatkan pada area yang relatif halus serta minim tekstur. Bagian pipi yang menonjol menjadi salah satu wilayah yang dianjurkan Ortega demi memperoleh efek bercahaya.
“Mengaplikasikan highlighter pada bagian pipi yang menonjol, pangkal hidung, dan tulang selangka memberikan kilau dari dalam, sekaligus terlihat alami,” jelasnya.
Punggung tangan serta jari juga sanggup diberi sedikit highlighter guna memperluas efek bercahaya. Penempatan tersebut membantu cahaya jatuh pada bagian kulit yang lebih halus sehingga hasilnya tampak jauh lebih natural.
Hindari highlighter dengan glitter yang terlalu terlihat Tidak seluruh efek berkilau menghadirkan hasil yang serupa pada kulit. Highlighter dengan partikel glitter yang terlihat jelas cenderung membuat produk tampak menempel di permukaan kulit. Ortega menyarankan agar memprioritaskan formula dengan kilau alami.
Hasil akhir satin serta mutiara dinilai lebih menyerupai tampilan kulit ketimbang produk bersama partikel glitter yang mencolok. Highlighter bubuk yang amat berkilau pun sebaiknya tidak dipakai secara berlebihan.
“Menggunakan highlighter bubuk dan yang sangat berkilauan dapat mempertegas garis-garis halus dan kerutan. Ini juga cenderung membuat pori-pori terlihat lebih besar,” ujar Ortega.
Pada akhirnya, penggunaan highlighter bukanlah sekadar perihal seberapa banyak produk yang diaplikasikan, melainkan mengenai pemilihan formula serta lokasi penggunaannya.
Area bersama kerutan, pori-pori yang membesar, ataupun tekstur kulit yang nampak sebaiknya dilewati agar efek bercahaya tidak justru menonjolkan bagian itu.
Melalui pemilihan area yang tepat serta penggunaan formula yang sesuai, highlighter tetap sanggup memberikan kesan wajah segar tanpa menjadikan tekstur kulit sebagai pusat perhatian.