Garuda Spark Hub Dukung Program Prioritas Pemerintah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:24:31 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. (Foto: NET)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan bahwa Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) dirancang untuk menopang berbagai agenda utama pemerintah lewat akselerasi inovasi berbasis digital di berbagai wilayah.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan bahwa setiap pusat inovasi tersebut bakal mengusung spesialisasi yang berbeda, menyesuaikan dengan keunggulan lokal serta selaras dengan visi pemerintah.

"Pada dasarnya setiap hub ini juga kami fokuskan kepada program-program yang in-line (sejalan) dengan program-program pemerintah di bawah pemerintahan Bapak (Presiden) Prabowo Subianto," kata Meutya di Kabupaten Tangerang, Rabu (26/8/2026).

Sebagai gambaran, ia menyebutkan bahwa GSIH di Jakarta diproyeksikan untuk pengembangan konsep kota cerdas serta sektor pelayanan kesehatan.

Di sisi lain, fasilitas serupa di Medan difokuskan pada pemanfaatan teknologi untuk sektor pangan, sementara pusat di Yogyakarta menitikberatkan bidang pendidikan melalui sinergi bersama institusi perguruan tinggi seperti Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Untuk hub lainnya juga akan memiliki fokus masing-masing sesuai dengan program prioritas pemerintah," ujarnya.

Meutya menambahkan, peresmian GSIH turut menjadi strategi negara dalam mengoptimalkan bonus demografi penduduk Indonesia.

Berdasarkan proyeksi, sekitar 68 persen populasi Indonesia pada tahun 2030 akan berada dalam rentang usia produktif antara 15 hingga 64 tahun, yang dipandang sebagai peluang sekaligus tantangan strategis.

"Tentu kami mau ini menjadi kekuatan Indonesia dengan mengisi ruang-ruang agar anak-anak muda terlibat dalam transformasi digital di tanah air," ujar Meutya.

Lebih lanjut, Kemkomdigi berupaya aktif merangsang keterlibatan generasi muda di ranah teknologi supaya Indonesia bertransformasi dari sekadar konsumen menjadi produsen inovasi berdaya saing internasional.

Di samping itu, korporasi rintisan tanah air juga didorong untuk menjalin kolaborasi yang setara dengan ekosistem teknologi mancanegara.

"Pada ujungnya juga kami harapkan adalah membuat daya saing kami menjadi setara di tingkat global. Startup kami dihargai di tingkat global, talenta-talenta kami sejajar dan sama tinggi dengan talenta-talenta di mancanegara," ujarnya.

Sebagai informasi, Kemkomdigi secara resmi meluncurkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) guna menghubungkan sepuluh kota agar para talenta serta kreator lokal memperoleh akses luas terhadap ekosistem digital, jaringan investor, sektor industri, serta pasar global.

Meutya menjelaskan bahwa GSIH difungsikan sebagai wadah kolaborasi terpadu bagi para pegiat teknologi, pelaku rintisan, akademisi, hingga jajaran birokrasi pusat dan daerah guna mempercepat proses transformasi digital nasional.

Penerapan GSIH sendiri mengandalkan metode Hub and Spoke, dengan sebaran sepuluh titik utama yang berlokasi di Jakarta, Batam, Medan, Bandung, Malang, Makassar, Papua, Yogyakarta, Aceh, serta Surabaya.

Terkini