Harga Pangan Hari Ini: Cabai Turun Tajam, Daging Ayam Ikut Naik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:12:01 WIB
Pedagang memilah produk sembako [FOTO: NET].

JAKARTA - Konstelasi harga pangan nasional di berbagai pasar tradisional pada hari Rabu (26/8/2026) secara umum menunjukkan tren pergerakan yang melandai atau menurun. Tren pelemahan harga tersebut utamanya melanda komoditas bahan pokok beras, aneka jenis bawang, serta ragam komoditas cabai, sementara sebagian komoditas pangan protein hewani dan minyak goreng justru terpantau mengalami kenaikan harga.

Merujuk pada catatan pangkalan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, harga pasaran komoditas bawang merah ukuran sedang terkoreksi turun sebesar 3,97 persen ke level Rp37.500 per kilogram. Di sisi lain, harga rata-rata bawang putih ukuran sedang turut merosot turun 0,99 persen menjadi Rp39.850 per kilogram.

Bergeser ke kelompok komoditas beras, seluruh kategori kualitas beras yang tercatat mengalami penurunan harga. Rinciannya, beras kualitas bawah I turun 0,67 persen menjadi Rp14.750 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II terkoreksi turun 0,34 persen ke posisi Rp14.600 per kilogram.

Selanjutnya, harga beras kualitas medium I tercatat turun 0,91 persen menjadi Rp16.300 per kilogram dan beras kualitas medium II melandai 2,45 persen menjadi Rp15.900 per kilogram. Adapun untuk kelompok kategori kualitas atas, beras kualitas super I mencatatkan penurunan 1,97 persen ke angka Rp17.400 per kilogram, sementara beras kualitas super II turun 2,32 persen menjadi Rp16.850 per kilogram.

Koreksi penurunan harga yang jauh lebih signifikan terjadi pada kelompok komoditas cabai. Harga jual cabai merah besar terpantau anjlok 9,71 persen menjadi Rp44.150 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting merosot tajam 10,21 persen ke level Rp46.150 per kilogram.

Tren penurunan serupa dialami oleh komoditas cabai rawit hijau yang menyusut hingga 11,19 persen menjadi Rp50.400 per kilogram. Sementara itu, harga pasaran cabai rawit merah terkoreksi turun 6,7 persen ke posisi Rp64.100 per kilogram.

Beralih ke kelompok komoditas protein hewani, harga jual daging ayam ras segar justru mencatatkan lonjakan harga yang cukup tinggi sebesar 8,36 persen hingga menyentuh angka Rp45.350 per kilogram. 

Penguatan harga juga terjadi pada komoditas daging sapi kualitas I yang naik tipis 0,76 persen menjadi Rp152.650 per kilogram, disusul kenaikan pada daging sapi kualitas II sebesar 1,82 persen ke level Rp145.100 per kilogram. Di sisi sebaliknya, harga komoditas telur ayam ras segar justru melandai turun 1,87 persen menjadi Rp28.800 per kilogram.

Meninjau komoditas bahan pokok gula, harga jual gula pasir kualitas premium mengalami kenaikan 1,23 persen menjadi Rp20.550 per kilogram. Sebaliknya, komoditas gula pasir lokal justru mencatatkan penurunan harga sebesar 1,05 persen ke posisi Rp18.850 per kilogram.

Pada sektor kelompok komoditas minyak goreng, harga pasaran minyak goreng curah melonjak cukup tinggi sebesar 5,13 persen hingga menyentuh level Rp21.500 per kilogram. Komoditas minyak goreng kemasan bermerek I turut mengalami kenaikan tipis 0,41 persen menjadi Rp24.350 per kilogram. Namun, tren berbeda terjadi pada minyak goreng kemasan bermerek II yang justru turun 1,28 persen ke angka Rp23.200 per kilogram.

Secara akumulatif keseluruhan, konstelasi harga pangan pada hari ini cenderung melemah, dengan tekanan penurunan terdalam terkonsentrasi pada komoditas cabai dan beras. Presentase penurunan paling tajam dicatatkan oleh cabai rawit hijau sebesar 11,19 persen, yang kemudian mengekor di belakangnya yakni cabai merah keriting sebesar 10,21 persen serta cabai merah besar sebesar 9,71 persen.

Di seberang kutub berbeda, laju persentase kenaikan harga tertinggi justru dibukukan oleh komoditas daging ayam ras segar yang melesat hingga 8,36 persen, diikuti pula oleh lonjakan harga minyak goreng curah sebesar 5,13 persen.

Terkini