Hadiri Muktamar Ke-35 NU, Ibas Tekankan Pentingnya Persatuan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 17:33:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026) [FOTO: NET].

JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas, menyerukan ajakan kepada ormas Islam Nahdlatul Ulama (NU) untuk senantiasa memperkokoh ikatan persatuan serta memantapkan pengabdian nyata kepada umat, bangsa, dan negara bertepatan dengan momentum perhelatan akbar Muktamar Ke-35 NU.

Ibas memandang bahwa pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU ini tidak sekadar diposisikan sebagai forum permusyawaratan organisasi biasa, melainkan menjadi momentum krusial guna meneguhkan kembali garis khittah perjuangan organisasi Islam terbesar di tanah air tersebut.

"Salut dan bangga untuk Nahdlatul Ulama yang kembali ke khittah untuk melanjutkan perjuangan besar dalam iman, Islam, dan takwa, sekaligus mengawal pengabdian untuk negeri," kata Ibas dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Berdasarkan pandangannya, eksistensi serta peran strategis NU dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara tidak mungkin bisa dilepaskan dari rekam jejak kontribusinya yang konsisten dalam merawat keutuhan persatuan Indonesia.

"NU adalah perekat persatuan, penjaga moderasi beragama, serta bagian penting dalam merawat moral dan akhlak bangsa," katanya.

Ia menuturkan bahwa esensi peran tersebut kian menemukan relevansinya di tengah hamparan realitas kemajemukan dan keberagaman bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, rangkaian agenda Muktamar Ke-35 NU ini diharapkan mampu semakin memperkuat tiga pilar utama konsep persaudaraan, yakni ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah.

Menurut Ibas, simpul jalinan persaudaraan tidak boleh sebatas berhenti pada lingkup hubungan sesama umat Islam semata, melainkan harus menjelma sebagai energi kekuatan kolektif guna mengawal keutuhan persatuan sebagai sesama anak bangsa dan sesama umat manusia.

"Kami terus bersinergi dan berkolaborasi. Semoga Muktamar NU Ke-35 berlangsung dengan khidmat, rukun, dan penuh keberkahan," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ibas turut bernostalgia menyinggung kedekatan hubungan historis keluarganya dengan kultur lingkungan dunia pesantren, terkhusus Pondok Pesantren Tremas di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, yang menurut keterangannya telah terjalin dengan baik secara turun-temurun lintas generasi.

Ia menaruh harapan besar agar perhelatan akbar Muktamar Ke-35 NU ini mampu menelurkan pelbagai keputusan strategis yang kian mendongkrak peran vital NU dalam mendatangkan maslahat seluas-luasnya bagi umat, masyarakat luas, bangsa, serta negara.

Sebagai catatan informasi, perhelatan akbar Muktamar Ke-35 NU ini dijadwalkan berlangsung pada rentang tanggal 27 hingga 31 Agustus 2026 bertempat di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, yang terletak di wilayah Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur.

Terkini