Puan Berharap PBNU Makin Baik di Bawah Kepemimpinan Gus Kikin Baru

Selasa, 01 September 2026 | 03:19:31 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto: NET)

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengutarakan rasa selamat atas suksesnya pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus terpilihnya Abdul Halim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026–2031 melalui ketetapan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). 

Puan menaruh harapan besar agar rampungnya Muktamar NU ini mampu membawa organisasi tersebut bergerak semakin progresif dan sukses menunaikan seluruh kewajibannya di masa mendatang.

"Untuk Muktamar NU, pimpinan menyampaikan selamat atas sudah terselenggaranya dan berjalannya dengan baik dan lancar Muktamar NU, dan terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua Umum, juga Rais Aam Bapak K.H. Miftachul Akhyar. Semoga dengan sudah selesainya Muktamar NU ini, NU akan semakin berjalan dengan baik dan menjalankan semua yang harus dilaksanakan semakin baik ke depannya," tuturnya ketika berada di Kompleks Parlemen pada hari Selasa (1/9/2026).

Sebelumnya, berdasarkan laporan dari situs nu.or.id, penunjukan tersebut diputuskan lewat forum musyawarah AHWA yang bertempat di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Senin (31/8/2026) pagi. 

Pengumuman penetapan Gus Kikin dibacakan secara langsung oleh salah satu figur anggota AHWA, Anwar Iskandar, di tengah rangkaian acara Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

“Setelah melakukan musyawarah dari lima nama calon yang diajukan, maka anggota Ahlul Halli wal Aqdi secara mufakat memutuskan untuk memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmah 2026–2031,” ucap Anwar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jalannya musyawarah berlangsung secara khusyuk dan efisien selama kurang lebih 40 menit, terhitung mulai pukul 06.20 hingga 07.00 WIB.

“Telah dilaksanakan musyawarah Ahlul Halli wal Aqdi untuk memilih Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmah 2026–2031 mulai pukul 06.20 sampai dengan pukul 07.00 waktu Indonesia bagian Barat,” terangnya.

Sebagai informasi tambahan, dokumen berita acara penetapan ini telah disetujui serta ditandatangani oleh sembilan tokoh anggota AHWA, yang terdiri atas Nurul Huda Jazuli, Nuruzzahri Yahya, Baharuddin, Miftachul Akhyar, Afifuddin Muhajir, Anwar Iskandar, Abun Bunyamin, Anwar Manshur, serta Said Aqil Siroj.

Terkini

Industri Manufaktur Tertekan, Beban Biaya Masih Tinggi

Selasa, 01 September 2026 | 05:12:32 WIB

Laba BRI Tumbuh 8 Persen Jadi Rp30,87 Triliun pada Juli 2026

Selasa, 01 September 2026 | 05:11:01 WIB

Produksi Padi 2026 Diproyeksi Capai 54,52 Juta Ton GKG

Selasa, 01 September 2026 | 05:08:02 WIB

Bank Jakarta Perkuat Strategi Pemasaran untuk Dorong Bisnis

Selasa, 01 September 2026 | 05:06:31 WIB

Impor Sapi Hidup RI Capai Rp5,87 Triliun hingga Juli 2026

Selasa, 01 September 2026 | 05:03:02 WIB