Emiten Prajogo Pangestu (CUAN) Siap Ambil Alih Kendali SINI

Jumat, 04 September 2026 | 00:53:32 WIB
Aktivitas pertambangan milik PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) [FOTO: NET].

JAKARTA — Emiten milik Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), tengah melangsungkan negosiasi bersama pemegang saham PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) mengenai rencana akuisisi saham perusahaan tersebut.

Direktur Utama Petrindo Jaya Kreasi Michael menyampaikan bahwa CUAN melalui anak usahanya, PT Kreasi Jasa Persada dan PT Petrosea Tbk., pada saat ini telah menguasai secara langsung maupun tidak langsung sebanyak 27,78% saham SINI.

"Pada tanggal pengumuman ini diterbitkan, CUAN (melalui entitas anaknya, PT Kreasi Jasa Persada dan PT Petrosea Tbk) telah memiliki, secara langsung maupun tidak langsung, sebesar 27,78% dari modal ditempatkan dan disetor SINI dan sedang melakukan negosiasi dengan pemegang saham SINI, untuk mendiskusikan antara lain, antara lain, kesepakatan mengenai mekanisme, harga, dan waktu penyelesaian yang diantisipasi untuk Rencana Pengambilalihan," kata Michael dalam keterbukaan informasi, Jumat (4/9/2026).

Dia menjelaskan bahwa proses perundingan tersebut masih berjalan dan mencakup berbagai aspek transaksi, termasuk mekanisme pelaksanaan, penentuan harga, hingga linimasa penyelesaian rencana pengambilalihan. 

Jika negosiasi mencapai titik temu serta seluruh syarat maupun perizinan yang dibutuhkan terpenuhi, CUAN lewat entitas anaknya bakal tampil sebagai pemegang saham terbesar SINI. Lewat posisi tersebut, CUAN juga memproyeksikan penguasaan kendali atas arah kebijakan perusahaan serta jajaran manajemen SINI.

"Tunduk pada hasil negosiasi yang sedang dilakukan dan dipenuhinya seluruh persyaratan serta persetujuan yang diperlukan, diharapkan setelah penyelesaian Rencana Pengambilalihan, maka CUAN (melalui entitas anaknya) akan menjadi pemegang saham terbesar pada SINI dan sekaligus memiliki pengendalian terhadap arah dan kebijakan perusahaan serta manajemen SINI," ujar Michael.

Bidik Bisnis Tambang Terintegrasi

Rencana aksi akuisisi SINI menjadi bagian dari langkah strategis CUAN dalam memperluas cakupan bisnis dan memperkokoh posisi grup di industri pertambangan serta jasa pertambangan. 

Manajemen CUAN mengungkapkan bahwa aksi korporasi ini ditujukan untuk menambah basis aset grup, memperlebar jejaring usaha, serta menopang rencana ekspansi jangka panjang perseroan. Target tersebut seirama dengan ambisi CUAN untuk membangun entitas bisnis pertambangan dan jasa pertambangan yang terintegrasi.

"Tujuan dari Rencana Pengambilalihan ini adalah antara lain, untuk menambah aset grup CUAN, memperluas jaringan usaha, serta sebagai bagian dari rencana pengembangan usaha jangka panjang grup CUAN untuk menjadi perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan yang terintegrasi," tulis manajemen CUAN.

CUAN menegaskan bahwasanya seluruh tahapan pengambilalihan, termasuk perkembangan negosiasi, dijalankan dengan patuh pada ketentuan hukum yang berlaku, termasuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka. 

Berdasarkan aturan tersebut, bilamana rencana akuisisi tuntas dan CUAN resmi menjadi pengendali baru SINI, perseroan atau anak usaha terkendali yang ditunjuk bakal menggelar penawaran tender wajib (mandatory tender offer) atas saham SINI.

Bukan Kelanjutan Transaksi Lama

Manajemen CUAN turut menegaskan bahwa rencana pengambilalihan terbaru terhadap SINI ini berbeda dari transaksi yang pernah diumumkan sebelumnya. Sebelumnya, CUAN sempat merilis pengumuman negosiasi pada 29 Desember 2025. Akan tetapi, para pihak terkait lantas sepakat untuk tidak meneruskan pembahasan dan membatalkan alur transaksi tersebut. 

CUAN menggarisbawahi bahwa rencana pengambilalihan yang diumumkan kali ini merupakan skema transaksi baru dan bukan merupakan sambungan dari transaksi terdahulu.

Terkini