Konsorsium Kampus DIY Diinisiasi untuk Jawab Persoalan Daerah

Rabu, 09 September 2026 | 18:49:32 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Prof Fauzan [FOTO: NET].

JAKARTA - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI memprakarsai pembentukan konsorsium perguruan tinggi di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Konsorsium ini dimaksudkan untuk bekerja bersama-sama antarperguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dunia industri dalam rangka mengatasi problem yang ada di wilayah masing-masing," kata Wakil Menteri Diktisaintek, Fauzan setelah membuka Sarasehan Sains dan Teknologi Yogyakarta di Yogyakarta, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, lewat kehadiran konsorsium perguruan tinggi di DIY ini, penanganan berbagai isu di daerah tak lagi dijalankan oleh perguruan tinggi maupun pemerintah daerah secara terpisah, yang selama ini dinilai kurang efektif.

Baca juga: Konsorsium perguruan tinggi di Sulteng hadirkan program eliminasi TB

"Kalau selama ini barangkali apa yang dikerjakan perguruan tinggi itu masih bersifat sendiri-sendiri atau parsial, hasilnya kurang efektif. Maka, pada hari ini kami memulai bagaimana perguruan tinggi itu bisa bekerja bersama-sama," katanya.

Wamen Fauzan menyampaikan bahwa pada dasarnya, pendidikan kampus atau perguruan tinggi merupakan entitas masyarakat, bukan berdiri di menara gading yang eksklusif.

"Oleh karena itu, kami berharap betul perguruan tinggi-perguruan tinggi yang ada di DIY ini berkontribusi atau menjadi problem solver terhadap persoalan-persoalan yang tadi sudah disampaikan oleh Gubernur DIY. Saya kira itu semangatnya," katanya.

Ia berharap melalui wadah konsorsium perguruan tinggi DIY tersebut, peran kampus—yang menghimpun para pakar, ahli, serta mahasiswa—dapat lebih optimal dalam membantu mengatasi berbagai masalah krusial pemerintah daerah.

"Perguruan tinggi ini kan pada hakikatnya tempatnya orang pintar, orang unggul, ada mahasiswa dan dosen yang memiliki kepakaran berbeda-beda. Tentu itu harus kami gerakkan, bekerja sama dengan instansi terkait untuk bersama-sama mengatasi masalah," katanya.

Baca juga: Wamendiktisaintek dorong kampus di Riau dan Kepri bangun konsorsium Baca juga: Wamendiktisaintek dorong pendirian konsorsium perguruan tinggi Sulteng

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengungkapkan bahwa konsorsium perguruan tinggi se-DIY bakal memperkuat kontribusi kampus untuk berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam menangani masalah sekaligus memberikan masukan kebijakan.

"Kami selama ini juga banyak dengan perguruan tinggi pemerintah maupun swasta melakukan MoU, jadi hanya tinggal dengan kebijakan secara menyeluruh, nasional begini bisa lebih efektif di dalam pola dialog maupun pendekatan," katanya.

Sri Sultan menambahkan bahwa pemerintah kabupaten dan kota di DIY selama ini telah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk melibatkan jajaran profesor untuk memahami aspek kompetensi tertentu, yang diganti setiap enam bulan sesuai kebutuhan.

Terkini