Purbaya: Negara Tanggung Gaji 30.000 Manajer Kopdes hingga 2 Tahun

Jumat, 11 September 2026 | 19:46:33 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa [FOTO: NET].

JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah bakal menanggung pembiayaan gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) hingga kurun waktu dua tahun.

Meski demikian, Purbaya belum membeberkan rincian nominal anggaran yang dialokasikan Kementerian Keuangan guna membayar gaji sekitar 30.000 manajer Kopdes untuk rentang dua tahun mendatang.

Menurut pemaparannya, sokongan tersebut dikucurkan guna memastikan operasional Kopdes mampu berjalan serta mencetak keuntungan bagi pihak desa. Ke depan, seluruh imbal keuntungan yang dihimpun Kopdes bakal kembali menjadi hak penuh milik desa.

"Penggajian manajer Kopdes sampai dua tahun ditanggung negara. Tapi yang penting, kalau untung masuk ke desa, semua itu keuntungannya," kata Purbaya kepada awak media di kantornya, Kamis (10/9/2026).

Di samping menopang kebutuhan operasional Kopdes, pemerintah turut merancang skema khusus agar distribusi komoditas bersubsidi dapat disalurkan langsung melalui Kopdes. Purbaya menjelaskan, lewat formulasi tersebut, tak ada lagi pihak perantara yang sengaja mengumpulkan atau menimbun barang-barang subsidi.

"Tidak ada lagi tukang kumpul barang subsidi itu. Jadi semuanya lewat Kopdes," ujarnya.

Purbaya menilai, bilamana mekanisme tersebut tereksekusi dengan tepat, Kopdes berpeluang langsung mengantongi profit dari aktivitas penyaluran barang subsidi. Dengan demikian, koperasi mampu berkembang dan memiliki pilar pendapatan yang berkelanjutan.

"Kalau dipastikan berjalan benar Kopdes-nya sudah untung, hidup," kata Purbaya.

Demi mengawal agar mekanisme tersebut meluncur sesuai rancangan, pemerintah telah membentuk tim gabungan yang mengintegrasikan Kementerian Keuangan, BPI Danantara, serta Kementerian Koperasi. Tim terpadu ini bertugas memantau pelaksanaan operasional Kopdes, termasuk mengawasi agar distribusi barang subsidi tepat sasaran.

Purbaya menaruh harapan penguatan pilar Kopdes dalam penyaluran subsidi sanggup menekan angka kebocoran anggaran yang marak terjadi selama ini. Ia mengalkulasikan potensi penghematan dari pos subsidi dapat mulai nampak secara signifikan dalam kurun satu tahun ke depan.

"Saya akan ekspek penghematan yang signifikan dari barang-barang subsidi yang sebelumnya banyak bocor dimanfaatkan orang. Ke depan, ketika koperasi sudah berjalan dan tim kami memonitor dengan betul, saya akan bisa hemat subsidi cukup banyak setahun ke depan," katanya.

Purbaya menggarisbawahi bahwa pemerintah akan mengeksekusi tahapan proses ini secara bertahap. Prosedur persiapan baru digulirkan tahun ini, sehingga implikasi penghematan anggaran diharapkan dapat dirasakan pada tahun mendatang.

"Enggak besok ya, tahun ini sambil jalan, sambil persiapkan semuanya. Tapi setahun ke depan cukup banyak subsidi yang kami bisa hemat," pungkasnya.

Terkini