PKP Akselerasi Bedah Rumah 2026 Demi Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 12 September 2026 | 17:53:02 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengakselerasi pelaksanaan Program Bedah Rumah Tahun Anggaran 2026 berpatokan target 400 ribu unit rumah demi menopang kesejahteraan warga masyarakat.

Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) mengutarakan bahwasanya rekam kinerja eksekusi Bedah Rumah di beberapa kawasan daerah telah memamerkan perkembangan yang positif. Kendati demikian, masih didapati deretan daerah yang dituntut memacu kinerjanya supaya eksekusi program sanggup bergulir lebih maksimal.

“Kami senang beberapa daerah baik sekali kinerjanya seperti di Gorontalo, Bangka Belitung dan Bali. Ada juga beberapa daerah yang kurang kinerjanya, itu harus diperbaiki,” ujar Ara dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Kementerian PKP secara aktif memetakan serta mengurai bermacam hambatan di tingkat lapangan. Berdasarkan catatan data kementerian, torehan progres eksekusi Bedah Rumah terdata sebanyak 336.176 unit telah melampaui tahapan verifikasi faktual, di mana 188.356 unit di antaranya telah mengantongi rekomendasi. 

Tahap berikutnya, perancangan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dijalankan untuk deretan unit yang telah memperoleh rekomendasi.

Sementara itu, catatan progres pengerjaan fisik memaparkan sebanyak 85.649 unit berada pada rentang tahap 0–30 persen, 33.310 unit berada pada porsi tahap 30 hingga kurang dari 100 persen, serta 23.741 unit telah rampung pengerjaannya 100 persen.

Ara mengutarakan langkah percepatan eksekusi bedah rumah mendesak ditempuh dengan mencermati rupa-rupa kendala yang mencuat di lapangan. 

Bilamana terdeteksi adanya kebutuhan pasokan tambahan sumber daya manusia maupun faktor regulasi yang menghambat alur proses, pihak pemerintah bakal menempuh penyesuaian dengan tetap menjamin seluruh alur proses berjalan sesuai koridor ketentuan.

“Jadi kalau ada SDM yang perlu tambahan kami siapkan, kalau ada regulasi yang lama dan memperlambat kami kurangi. Tapi semuanya harus dikonsultasikan dengan BPK dan BPKP, APH, Polisi, Jaksa, dan juga KPK supaya semuanya baik dan benar, sesuai tujuan. Caranya juga harus baik,” katanya.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choirul memaparkan program Bedah Rumah menjadi salah satu muatan fokus percepatan Kementerian PKP pada kurun beberapa bulan pengujung tahun 2026. Pelbagai terobosan percepatan, kemudahan, hingga skema relaksasi telah ditempuh guna mengoptimalkan eksekusi program.

“Ini menjadi fokus kami untuk mempercepat. Kami sudah melakukan langkah-langkah percepatan, kemudahan, dan juga relaksasi dan diakselerasi di 3,5 bulan terakhir di 2026 ini. Kami optimis dengan strategi ini bisa optimal untuk penyerapan 400 ribu bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS),” ujar Didyk.

Ia mengimbuhi, secara kumulatif angka realisasi penyerapan anggaran Kementerian PKP telah menyentuh kisaran 39 persen. Langkah percepatan terus digenjot terhadap pelbagai program beserta kegiatan, melingkupi pembangunan hunian tetap untuk warga masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra.

Terkini

Ekspedisi Patriot Percepat Hilirisasi Produk Lokal Manokwari

Sabtu, 12 September 2026 | 19:28:01 WIB

Proyeksi IHSG Pekan Depan Volatil di Rentang 6.450-6.700

Sabtu, 12 September 2026 | 19:19:32 WIB

Bulog NTT Pastikan Pangan Korban Gempa Flores Terpenuhi

Sabtu, 12 September 2026 | 19:16:32 WIB