Kinerja Keuangan Positif, ITMG Bukukan Kenaikan Pendapatan Dan Laba Di Semester I

Kinerja Keuangan Positif, ITMG Bukukan Kenaikan Pendapatan Dan Laba Di Semester I
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). (Foto: NET)

JAKARTA - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menyerahkan laporan keuangan konsolidasi untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

ITMG mampu mencatatkan peningkatan produksi batubara sebesar 13% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, dengan volume produksi mencapai 5,3 juta ton pada kuartal II-2026. 

Dengan demikian, total volume produksi batubara ITMG pada semester I-2026 mencapai 9,9 juta ton, sedikit lebih rendah dari 10,4 juta ton yang diraih pada semester I-2025.

Sementara itu, total volume penjualan batubara ITMG meningkat 5,12% yoy menjadi 12,3 juta ton pada semester I-2026, dari 11,7 juta ton pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Selain itu, harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) ITMG juga meningkat dari US$ 78 per ton pada semester I-2025 menjadi US$ 81 per ton pada semester I-2026.

Dari sisi keuangan, ITMG mencatatkan pendapatan sebesar US$ 1 miliar pada semester I-2026 atau tumbuh 9% yoy dibandingkan semester I-2025. Kenaikan pendapatan tersebut didukung oleh kenaikan volume penjualan sebesar 5% dan kenaikan ASP sebesar 4% secara yoy.

"Kenaikan ASP tersebut sejalan dengan harga acuan batubara yang menguat," tulis Manajemen ITMG dalam keterangan resmi, Selasa (11/8).

Beban pokok pendapatan ITMG meningkat sebesar 7% yoy pada semester I-2026, terutama disebabkan oleh kenaikan biaya penambangan dan pengangkutan batubara seiring nisbah kupas yang lebih tinggi dan kenaikan biaya bahan bakar yang mengikuti kenaikan harga minyak dunia selama periode berjalan. 

Beban penjualan ITMG juga meningkat dari US$ 81 juta menjadi US$ 88 juta sejalan dengan peningkatan volume penjualan.

Sementara itu, beban umum dan administrasi ITMG tercatat sebesar US$ 26 juta pada semester I-2026, sehingga total beban operasional tercatat sebesar US$ 114 juta pada periode tersebut. 

Selain itu, ITMG membukukan pendapatan keuangan sebesar US$ 18 juta pada semester I-2026, sedikit menurun dari periode sebelumnya yaitu US$ 21 juta. 

Beban keuangan ITMG juga lebih rendah 32% yoy dari US$ 6 juta menjadi US$ 4 juta. Emiten ini juga mencatatkan pendapatan lainnya (bersih) sebesar US$ 2 juta pada semester I-2026 dibandingkan dengan beban lainnya (bersih) sebesar US$ 3 juta yang dicatat pada semester I-2025.

Beban pajak penghasilan ITMG meningkat menjadi US$ 49 juta pada semester I-2026, dari sebelumnya US$ 43 juta sejalan dengan kenaikan laba sebelum pajak penghasilan. 

Sementara itu, royalti kepada pemerintah meningkat sebesar 7% yoy menjadi US$ 111 juta pada semester I-2026, terutama disebabkan oleh kenaikan volume penjualan.

ITMG melaporkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar $106 juta pada semester I-2026 atau naik 16% yoy dibandingkan periode sebelumnya. 

Per 30 Juni 2026, total aset ITMG tercatat sebesar US$ 2.417 juta, relatif sama dengan nilai pada akhir tahun 2025. Kas dan setara kas tercatat sebesar US$ 738 juta sementara deposito jangka pendek mencapai US$ 66 juta, sehingga secara total mewakili 33% dari total aset.

Total liabilitas ITMG sedikit meningkat menjadi US$ 506 juta pada akhir Juni 2026 dari US$ 498 juta pada akhir 2025. 

Total ekuitas juga naik tipis menjadi US$ 1,91 miliar dari US$ 1,90 miliar pada akhir tahun 2025, terutama karena peningkatan laba ditahan menjadi US$ 1,52 miliar dari US$ 1,48 miliar yang sebagian dikurangi oleh pembelian saham treasuri sebesar US$ 27 juta pada semester I-2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index