Lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia di Jakarta Telah Siap

Lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia di Jakarta Telah Siap
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Foto: NET)

JAKARTA - Pihak pemerintah telah menyediakan tempat untuk Financial Free Zone atau pusat keuangan internasional (PFII) di ibu kota. Walau demikian, pihak pemerintah belum membeberkan tempat tersebut dan mewakilkan pengumumannya kepada otoritas bersangkutan. 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menuturkan lokasi PFII sebenarnya telah ditetapkan. Namun, keterangan itu belum bisa diutarakan karena area tersebut bakal mempunyai regulasi khusus. 

“Sudah ada sebenarnya, tapi mungkin jangan saya yang menyampaikan. Biarlah nanti ada dari otoritasnya sendiri karena itu sebuah zona yang memang diatur khusus,” kata Prasetyo saat memberikan keterangan pers usai menyaksikan gladi bersih persiapan pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka HUT Ke-81 RI di Halaman Istana Merdeka, Sabtu (15/8/2026).

Prasetyo menggarisbawahi bahwa pihak pemerintah saat ini berusaha membangun sarana serta instrumen kebijakan yang mampu mendukung masuknya penanaman modal ke Indonesia. 

Menurutnya, Indonesia mempunyai kapasitas besar untuk menjadi target investasi lantaran masih mempunyai celah ekspansi yang lega serta bermacam prasyarat krusial bagi investor. 

“Selama ini kami tidak punya itu atau belum punya itu, sekarang kami salah satu negara yang dianggap sangat potensial, masih ruang berkembangnya masih cukup besar, dan dianggap memiliki prasyarat-prasyarat kunci untuk hadirnya atau datangnya investasi-investasi dari mana pun,” ujarnya.

Perangkat Disiapkan Cepat

Prasetyo menyebut pihak pemerintah bergerak sigap menyiapkan bermacam perangkat yang dibutuhkan guna merengkuh kesempatan investasi tersebut, termasuk lewat penciptaan wilayah dengan regulasi khusus. 

“Maka dengan proses yang sangat cepat itu kami siapkan perangkat-perangkat itu. Kira-kira polanya memang seperti itu,” katanya. 

Dia menguraikan pola kerja pihak pemerintah saat ini merupakan mempercepat tanggapan terhadap kesempatan maupun kendala yang timbul. Pihak pemerintah berusaha tidak membiarkan kesempatan investasi terlewat sekaligus memastikan kendala dapat segera diatasi. 

“Punya ada sesuatu, ada peluang, ada kesempatan, kami kerjakan dengan secepat-cepatnya. Ada masalah, kami selesaikan dengan secepat-cepatnya,” ujar Prasetyo. 

Kendati begitu, Prasetyo belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai lokasi maupun rinci skema PFII di ibu kota. Pihak pemerintah bakal menunggu otoritas yang berwenang untuk memaparkan keterangan tersebut secara resmi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index