JAKARTA - Menko PMK RI Pratikno menjamin bahwa jajaran pusat akan melakukan akselerasi pengiriman logistik bagi warga terdampak lindu di wilayah Flores, NTT.
“Usai upacara ini kami akan melakukan perjalanan ke Kecamatan Reo, salah satu lokasi terdampak gempa cukup besar,” ucapnya setelah menghadiri peringatan HUT ke-81 RI di Ruteng, Manggarai, pada Senin didampingi beberapa menteri lainnya.
Ia menuturkan bahwa sembari bertolak menuju Reo, Menko Pratikno beserta tim yang mencakup Wamensos, Kepala BNPB, dan Bupati Manggarai turut memantau kawasan-kawasan yang terputus aksesnya.
Ia juga menyampaikan hal tersebut berlaku untuk zona maupun area yang memerlukan pertolongan darurat. Semenjak Minggu (16/8) petang, pelbagai logistik telah didistribusikan kepada warga.
“Pagi tadi juga sejumlah bantuan sudah didistribusikan ke wilayah-wilayah yang terisolir, salah satunya di pulau Palue,” imbuhnya.
Menurut Pratikno, aparat negara siap berupaya maksimal supaya pasokan yang dikirimkan bisa segera dimanfaatkan oleh pengungsi musibah ini, terutama bagi mereka di pedalaman.
Datangnya berbagai figur publik di tempat kejadian, lanjutnya, merupakan ikhtiar instansi guna menyokong restorasi pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Flores.
Berdasarkan keterangan Pratikno, kunjungan deretan petinggi pemerintahan di pelbagai titik terdampak tak hanya bertujuan demi melangsungkan seremonial upacara saja.
Rombongan tersebut diinstruksikan guna mengawasi berbagai kendala mendesak serta menjamin bahwa keperluan penanggulangan musibah pada tiap-tiap titik bisa ditangani sesegera mungkin.
“Kami bagi tugas ke berbagai daerah untuk mengawal sesuai dengan tupoksi kami, mengawal isu-isu krusial di daerah tersebut. Tapi kami akan terus berkoordinasi walaupun kami di tempat yang berbeda,” tukasnya.
Pihak otoritas turut meningkatkan sinergi lewat sistem posko gabungan supaya penyaluran bantuan antarwilayah mampu berjalan lebih gesit serta menemui sasaran yang tepat.