JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan dengan pelemahan ke posisi 6.636,47 pada Jumat (4/9/2026). Di tengah penurunan laju indeks komposit, jajaran saham berkapitalisasi besar (big caps) seperti CUAN, BUMI, hingga TLKM terpantau tetap mencetak penguatan.
Mengutip data statistik Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG terkoreksi 0,47% atau terpangkas 31,41 poin menuju level 6.636,47. Indeks komposit ini mengawali sesi di level 6.695,69 dan sempat menguji posisi tertingginya pada kisaran 6.704,12. Tercatat, ada 256 saham menguat, 363 saham merosot, serta 172 saham bergerak stagnan. Adapun nilai kapitalisasi pasar berada di angka Rp11.624,51 triliun.
Di tengah tekanan pada indeks, kenaikan harga saham berhasil dibukukan oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) yang melesat 3,30% ke Rp940 serta saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang menguat 1,94% menuju level Rp210. Saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) turut ditutup terkerek 0,67% ke posisi Rp1.495.
Selanjutnya, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM/TPIA) berbalik naik 0,38% hingga menyentuh level Rp2.610 per saham. Jejak ini disusul oleh pergerakan saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) yang menguat tipis 0,10% menjadi Rp201.200 per saham.
Sebelumnya, laju indeks komposit memang diproyeksikan rawan mengalami koreksi terbatas setelah sempat mencetak penguatan signifikan pada sesi perdagangan sebelumnya yang disokong aksi beli bersih investor asing.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menerangkan bahwa pergerakan IHSG sedang menguji area rentang support di kisaran 6.620—6.650, sedangkan posisi resistance bertengger di rentang 6.700—6.720.
“IHSG berpotensi koreksi terbatas hari ini,” kata Fanny dalam riset harian.
Pada sesi perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melesat 1,09% disertai aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing yang mencapai Rp1,11 triliun. Deretan saham yang paling gencar dikoleksi investor asing meliputi BMRI, BBCA, CPIN, ANTM, dan ADRO.
Lantai bursa global turut menebarkan sentimen positif usai tiga indeks utama di Wall Street menguat tajam semalam. Indeks Dow Jones Industrial Average terkerek 1,18%, S&P 500 naik 1,06%, dan Nasdaq Composite melonjak 1,40%.
Laju penguatan di bursa AS ini dipicu oleh sinyal dari Gubernur The Fed Christopher Waller yang mengindikasikan peluang penahanan suku bunga acuan bilamana laju data inflasi terus melandai.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
09:29 WIB: IHSG Dibuka Naik 0,05%
Berdasarkan data BEI, IHSG dibuka menguat 0,05% menuju level 6.639,77. Dari jajaran konstituen bursa, sebanyak 263 saham menghijau, 300 saham melemah, dan 400 saham bergerak stagnan.
Melihat deretan saham LQ45, lonjakan harga dipimpin oleh PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang melesat 5,16% ke Rp815, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) menguat 4,22% ke Rp11.725, serta PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang terangkat 3,81% ke level Rp218.
12:20 WIB: IHSG Ditutup Turun 0,12%
IHSG tercatat mengalami penurunan sebesar 0,12% ke posisi 6.628,18 pada penutupan perdagangan sesi I siang ini. Sebanyak 293 saham menguat, 292 saham tertekan, dan 203 saham tidak mengalami perubahan harga. Nilai kapitalisasi pasar di BEI tercatat berada di posisi Rp11.615,79 triliun.