Bank Mandiri Taspen Digitalkan Transaksi Pedagang Pasar Kupang

Bank Mandiri Taspen Digitalkan Transaksi Pedagang Pasar Kupang
PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mengikat kemitraan bersama Perumda Pasar Kota Kupang demi memacu digitalisasi pembayaran retribusi serta transaksi para pedagang di pasar-pasar Kota Kupang agar makin praktis, aman, transparan, dan efisien.

Melalui sinergi ini, Bank Mandiri Taspen bakal menyuplai layanan perbankan digital untuk menopang tata kelola transaksi Perumda Pasar Kota Kupang, salah satunya via fasilitas Mantap Cash Management (MCM).

Pihak Perumda Pasar Kota Kupang turut mendayagunakan virtual account serta QRIS guna pemenuhan pembayaran iuran, jasa pelayanan, dan kewajiban finansial lainnya dari penyewa lahan, pedagang, pelapak, sampai pengguna jasa pasar.

Direktur Funding (Retail & Network) Bank Mandiri Taspen, Rizky Olyvia Nasution menyampaikan digitalisasi tersebut diharap sanggup mendongkrak kemudahan transaksi bagi pedagang sekaligus menguatkan tata kelola pasar yang makin efektif dan transparan.

Menurut penjelasannya, kolaborasi ini menjadi pijakan nyata dalam merancang ekosistem pasar yang kian modern, transparan, mudah, serta inklusif lewat pemanfaatan sarana digital.

"Kami berharap pembayaran retribusi dapat dilakukan secara mudah, cepat, aman, dan tercatat sehingga memberikan manfaat bagi pemerintah daerah, pengelola pasar, dan tentunya para pedagang,” kata Rizky dalam keterangannya, Selasa (15/9).

Transformasi digital, terangnya, tak melulu soal pengaplikasian teknologi, melainkan juga menghadirkan nilai tambah nyata bagi masyarakat luas.

Ke depan, sambung Rizky, kemitraan tersebut berpeluang diperluas lewat pemanfaatan QRIS, pembukaan rekening secara online, hingga rupa-rupa layanan perbankan lain untuk menyokong operasional usaha dan memacu inklusi keuangan para pedagang.

Di lain sisi, Direktur Perumda Pasar Kota Kupang, Ganda Raymond Tadjo Tallo menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi solusi relevan atas tantangan era sekarang. Berkat perpindahan dari skema manual ke sistem digital, pelaku usaha di pasar sanggup bertransaksi secara lebih simpel, praktis, dan aman.

Melalui integrasi ini, kedua belah pihak optimistis mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah berbasis digital, mendongkrak daya saing pedagang lokal, sekaligus memperluas jangkauan inklusi keuangan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index