Presiden Prabowo Ingin 1.386 Kampung Nelayan Berdiri Tahun Ini

Presiden Prabowo Ingin 1.386 Kampung Nelayan Berdiri Tahun Ini
Presiden Prabowo Subianto [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mematok target agar sebanyak 1.386 titik Kampung Nelayan Merah Putih sudah terbangun dan beroperasi secara penuh pada penghujung Desember 2026 mendatang, sebagai langkah konkret untuk mendongkrak taraf hidup nelayan serta memaksimalkan potensi kekayaan sektor kelautan nusantara.

"Hari ini, 100 Kampung Nelayan telah dibangun. Target kami, 1.386 Kampung Nelayan berdiri dan berfungsi pada akhir Desember 2026," kata Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Presiden menjelaskan bahwa hingga saat ini sudah ada 100 unit Kampung Nelayan Merah Putih yang berhasil didirikan.

Kawasan perkampungan tersebut telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung aktivitas para nelayan, yang meliputi dermaga pelabuhan, balai tempat pelelangan ikan, ruang fasilitas pendingin (cold storage), bengkel perbaikan, sarana pengolahan produk hasil laut, kompleks perumahan, hingga berbagai fasilitas sosial lainnya.

Prabowo memandang bahwa pembangunan infrastruktur Kampung Nelayan ini memegang peranan krusial guna menjadikan sektor kelautan sebagai sumber utama kesejahteraan bagi para nelayan di tanah air.

Kepala Negara memaparkan bahwa nilai potensi sektor perikanan nasional menyentuh angka sekitar 34 miliar dolar AS setiap tahunnya. Meskipun demikian, ungkapnya, baru sekitar lima persen saja dari total potensi tersebut yang benar-benar bisa dimanfaatkan oleh Indonesia, sementara sisanya justru dijarah oleh armada kapal asing secara ilegal.

"Sisanya diambil oleh kapal-kapal negara lain tanpa izin kami. Bayangkan berapa nilai yang kami hilang tiap hari, tiap malam," ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo turut menyoroti mendesaknya kebutuhan bangsa Indonesia untuk membangun armada kapal penangkapan ikan modern dalam skala besar, di mana pemerintah memerlukan pasokan hingga belasan ribu unit kapal guna memperkuat lini sektor perikanan nasional.

Sebagai tahapan awal realisasi rencana tersebut, Prabowo menyatakan bahwa pemerintah menargetkan untuk memulai pembangunan sebanyak 1.582 unit kapal ikan modern pada tahun 2027 mendatang.

"Kami butuh belasan ribu kapal. Ini tantangan berat tapi kami akan mulai. Pada tahun 2027 mendatang, kami targetkan kami akan mulai membangun 1.582 kapal ikan modern," kata Prabowo.

Pada hari Jumat ini, jajaran MPR RI, DPR RI, serta DPD RI menyelenggarakan agenda Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, di mana salah satu mata acara utamanya diisi dengan Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di samping acara penyampaian pidato, pihak pemerintah juga dijadwalkan menayangkan video dokumentasi yang merangkum berbagai pencapaian kinerja pemerintah.

Sidang tahunan ini merupakan agenda resmi kenegaraan dalam rangka menyambut peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang pada tahun ini mengusung tema utama "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index