Iwan Budianto Buka Suara soal Arema yang Sering Pinjam Pemain Persija Jakarta

Iwan Budianto Buka Suara soal Arema yang Sering Pinjam Pemain Persija Jakarta

LIPUTANFINANSIAL.COM — Hubungan transfer antara Arema dan Persija Jakarta kembali berlanjut. Setelah resmi meminjam Mauro Zijlstra untuk Super League 2026-2027, Singo Edan kini tercatat sering kali memanfaatkan skema pinjaman dari klub ibu kota tersebut dalam beberapa musim terakhir.

Iwan Budianto, sapaan akrab CEO Arema, mengungkapkan bahwa proses komunikasi dengan Persija memang berjalan lebih lancar. Kedekatan hubungan antarklub, bahkan hingga ke level suporter, menjadi faktor yang mempermudah negosiasi.

“Persija lebih mudah karena hubungan kita lebih baik. Fansnya juga baik dengan Aremania sama Jakmania. Kita juga sama Persija sama-sama baik. Jadi komunikasinya lebih mudah,” imbuhnya kepada WEAREMANIA.

Daftar Panjang Pemain Pinjaman dari Persija

Pola kerja sama ini bukan hal baru. Pada musim lalu, Arema meminjam Rio Fahmi dan Hansamu Yama dari Persija di bursa transfer paruh musim. Keduanya datang bersama Gustavo França, dan Hansamu kemudian dipermanenkan oleh manajemen.

Sebelumnya, di awal musim 2023-2024, Arema juga memboyong dua pemain muda Macan Kemayoran, Achmad Maulana dan Ginanjar Wahyu. Dari dua nama tersebut, hanya Achmad yang bertahan hingga sekarang. Ada pula Thales Lira yang sempat dipinjamkan Arema ke Persija pada awal musim 2025-2026, serta Gustavo Almeida yang dilepas ke klub tersebut di paruh musim 2023-2024.

Kebutuhan Tim Tetap Prioritas Utama

Meski hubungan baik dengan Persija diakui mempermudah proses transfer, Iwan Budianto menegaskan bahwa Arema tidak pernah membatasi pencarian pemain berdasarkan klub asal. Keputusan akhir selalu bergantung pada kualitas dan kebutuhan tim.

“Tahun lalu ada França, Rio, dan Hansamu dari Persija. Kita ambil pemain dari mana saja. Yang penting dia sesuai dengan kebutuhan tim ini, dan dia juga mau bermain di sini,” kata IB, sapaan akrabnya.

Fakta di lapangan mendukung pernyataan tersebut. Musim lalu, Arema mendatangkan Joel Vinicius dari Borneo FC serta Alfeandra Dewangga dan Robi Darwis dari Persib Bandung. Keberhasilan merekrut Dewangga disebut IB sebagai bukti bahwa Arema tidak spesifik mengincar pemain dari satu klub tertentu.

“Tapi sebenarnya tidak spesifik begitu. Kita lebih kepada apakah pemainnya memang kita butuhkan atau tidak. Sesuai kebutuhan tim saja. Bisa saja dari mana-mana. Misalnya, Dewangga itu saya pikir juga rekrutmen yang berhasil walaupun dari Persib. Makanya gak spesifik begitulah,” pungkasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index