Mentan Pastikan Stok Beras Aman Lewat Penambahan SPHP 1 Juta Ton

Mentan Pastikan Stok Beras Aman Lewat Penambahan SPHP 1 Juta Ton
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Foto: NET)

JAKARTA — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan beras nasional tetap terkendali seiring langkah pemerintah menambah alokasi 1 juta ton beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) medium guna mengamankan stabilitas harga di tengah ancaman musim kemarau akibat El Nino.

“Kesimpulan semuanya, aman, aman. Produksi dan kebutuhan pangan kami aman,” ujar Mentan saat ditemui usai mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan beserta sejumlah jajaran kementerian dan lembaga terkait di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah sepakat memperkuat ketersediaan stok beras di pasaran melalui penambahan alokasi beras SPHP medium sebanyak 1 juta ton.

Amran menjelaskan bahwa pihak pemerintah telah merumuskan berbagai strategi guna menjamin ketersediaan pasokan beras sekaligus menstabilkan harga di tingkat konsumen, di antaranya dengan mengakselerasi distribusi beras SPHP serta memperluas jangkauan beras medium dan premium ke berbagai jaringan ritel.

“Yang pertama, SPHP kami tambah dan beras medium juga premium dorong ke ritel-ritel. Yang kedua, beras pecah atau menir kami stop impornya. Yang ketiga, untuk menekan harga ini, operasi pasar besar-besaran. SPHP ditambah 1 juta ton, kemudian bantuan pangan dipercepat,” tegasnya.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah proaktif pemerintah dalam menghadapi potensi penurunan produksi serta pasokan pangan akibat musim kemarau, sehingga distribusi kepada masyarakat dapat diperkuat lebih awal.

Penyaluran tambahan 1 juta ton beras SPHP medium ini rencananya akan disebar melalui beragam jalur distribusi resmi agar masyarakat luas dapat mengakses kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Di samping penguatan pasokan beras, Mentan Amran menegaskan bahwa pemerintah turut mempercepat penyaluran bantuan pangan serta menggalakkan operasi pasar skala besar demi menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat.

“Sudah didorong. Bulog kami minta percepat. Bulog minta percepat,” pungkas Mentan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa penambahan alokasi tersebut merupakan kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat suplai serta mengendalikan harga beras di pasaran.

“Untuk merespons itu, maka kami baru saja rapat memutuskan: kami tambah suplainya untuk beras subsidi yang kami kenal dengan SPHP. SPHP medium. Kami tambah lagi tadi 1 juta ton,” ucap Zulkifli.

Alokasi tambahan 1 juta ton beras SPHP medium ini dijadwalkan mulai disalurkan pada rentang bulan Oktober hingga Desember 2026 serta berlanjut sampai tibanya masa panen raya berikutnya guna meredam potensi lonjakan harga pangan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index