ESDM Bongkar Modus Tangki BBM Diperbesar 75%, Antrean SPBU Sulsel Melandai

Kamis, 17 September 2026 | 09:06:00 WIB

LIPUTANFINANSIAL.COM — Kementerian ESDM menemukan modus memperbesar kapasitas tangki kendaraan hingga 75 persen di atas ukuran standar sebagai salah satu pemicu antrean panjang di SPBU Sulawesi Selatan. Temuan itu muncul setelah 25 SPBU di Makassar dibuka 24 jam dan antrean kendaraan berangsur terurai. Pemerintah memastikan stok BBM nasional masih aman untuk 18 hingga 20 hari ke depan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengungkap praktik sejumlah pihak yang sengaja memperbesar kapasitas tangki bahan bakar kendaraannya. Tujuannya agar bisa menampung BBM subsidi melebihi batas wajar.

"Ya dia ngisi, tapi tangkinya diperbesar. Contohnya tangkinya ditambah yang harusnya kapasitasnya X, ditambah X plus 50 persen, X plus 75 persen," ujar Laode di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Stok Nasional Masih Aman 18-20 Hari

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan stok BBM nasional berada dalam batas aman. Menurutnya, stok saat ini sanggup mencukupi kebutuhan hingga 18 sampai 20 hari ke depan.

Bahlil menyebut antrean panjang di Sulawesi Selatan terjadi karena banyak faktor. Namun ia menyoroti adanya pihak-pihak yang antre di pompa bensin dengan maksud lain.

"Salah satu di antaranya adalah ada memang pihak-pihak antre di pompa bensin hanya untuk, ya ada maksud lain lah kira-kira begitu, dan alat buktinya kan sudah banyak ya," ujar Bahlil.

25 SPBU Makassar Buka 24 Jam, Antrean Berangsur Normal

PT Pertamina Patra Niaga melaporkan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Kota Makassar mulai terurai. Perusahaan membuka 25 SPBU selama 24 jam untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan BBM.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan armada mobil tangki juga dioperasikan nonstop. Langkah itu ditempuh untuk memperkuat pasokan di lapangan.

"Kami terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat pasokan dan pelayanan, serta berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendukung kelancaran pelayanan BBM kepada masyarakat," ujar Kitty.

Ganjil-Genap hingga SPBU Modular Diterapkan

Pertamina bersama Pemprov Sulsel menerapkan sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM di sejumlah SPBU. Pengaturan itu dilakukan untuk membantu mengurai antrean kendaraan.

Dari sisi pelayanan, Pertamina menambah nozzle BBM subsidi beserta operator di sejumlah SPBU. Perusahaan juga mengoperasikan tiga unit SPBU Modular sebagai titik distribusi tambahan.

Kitty memastikan berbagai langkah tersebut dilakukan agar pasokan dan pelayanan BBM tetap berjalan optimal. Perusahaan belum merinci berapa lama pengaturan ganjil-genap akan diberlakukan.

Terkini